Osmo Action 6 Resmi Dikenalkan dengan Sensor Persegi dan Zoom Lossless 2x
3 mins read

Osmo Action 6 Resmi Dikenalkan dengan Sensor Persegi dan Zoom Lossless 2x

DJI telah meluncurkan Osmo Action 6 secara global, membawa inovasi baru dalam dunia kamera aksi. Dengan desain yang lebih modern dan fitur yang diperbarui, perangkat ini menawarkan fleksibilitas dalam menciptakan konten, baik untuk pengguna dewasa maupun profesional.

Osmo Action 6 kini dilengkapi dengan sensor berbentuk persegi berukuran 1/1.1 inci, menggantikan model generasi sebelumnya yang menggunakan format 4:3. Pengguna kini mendapatkan kebebasan untuk memilih format video setelah proses perekaman selesai, menambah nilai praktis bagi penggunanya.

Langkah ini menyerupai pendekatan yang diambil Apple pada iPhone 17, namun DJI sebelumnya telah mengimplementasikan teknologi ini dalam produk Osmo360 mereka. Inovasi di bidang pencitraan ini menunjukkan betapa pentingnya adaptasi dalam memenuhi kebutuhan pengguna zaman modern.

Inovasi Sensor dan Kualitas Gambar yang Lebih Baik

Salah satu keunggulan Osmo Action 6 adalah peningkatan pada sensor yang lebih besar, yang mampu menangkap cahaya lebih banyak. Meskipun demikian, kualitas video yang dihasilkan juga tetap bergantung pada rasio aspek yang dipilih saat perekaman.

Penggunaan sensor baru ini berarti bahwa beberapa area sensor mungkin terpotong ketika pengguna memilih format standar seperti 16:9. Meskipun demikian, daya tangkap cahaya yang lebih besar jelas memberikan keuntungan, terutama dalam kondisi pencahayaan yang sulit.

Dengan aperture variabel f/2.0 hingga f/4.0, pengguna kini memiliki lebih banyak opsi untuk mengatur kedalaman bidang. Apabila f/2.0 menawarkan efek blur yang menarik, f/4.0 memberikan ketajaman yang lebih baik untuk objek yang lebih dekat.

Inovasi lainnya adalah kemampuan untuk menambahkan lensa makro yang memperpendek jarak fokus minimum dari 35 cm menjadi 11 cm, cocok untuk detail-detail kecil. Sementara lens FOV Boost memungkinkan sudut pandang diperluas dari 155 derajat hingga 182 derajat, menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk pemandangan luas.

Kemampuan Perekaman Video yang Memukau

Dari segi kemampuan perekaman, Osmo Action 6 mampu merekam video dalam resolusi 4K dengan kecepatan hingga 120 fps. Stabilisasi RockSteady 3.0 yang ditingkatkan menghadirkan gambar yang lebih halus, bahkan saat merekam dalam format 4:3.

Sementara itu, dukungan untuk perekaman 10-bit LOG D-LOG memberikan keleluasaan lebih bagi pembuat konten saat melakukan editing. Ada juga preview warna sebelum memulai perekaman, memberi pengguna kesempatan untuk menyesuaikan hasil mereka dengan lebih akurat.

Keunggulan lain dari perangkat ini adalah fitur zoom 2x lossless yang memungkinkan pengguna memperbesar gambar tanpa mengorbankan kualitas. Pengguna juga dapat memilih mode potret yang memudahkan pengambilan gambar dengan efek fokus tertentu.

Memori internal perangkat kini juga diperbesar menjadi 50GB, memberi ruang lebih banyak untuk menyimpan konten tanpa perlu khawatir soal penyimpanan. Selain itu, dengan tiga mikrofon internal, kualitas audio yang dihasilkan menjadi lebih detail dan jelas, menjadikan Osmo Action 6 unggul dalam perekaman audio.

Harga dan Ketersediaan Osmo Action 6 di Pasaran

Meski harga Osmo Action 6 di pasar global belum diungkapkan, informasi dari pasar China menunjukkan bahwa kamera ini dijual dengan harga sekitar CNY 2998, atau setara dengan Rp 7 juta. Ini menjadikannya pilihan yang menarik bagi pencinta fotografi dan videografi.

Dari segi perbandingan harga, produk ini menawarkan berbagai fitur menarik yang sebanding dengan harga yang ditawarkan. Hal ini membuatnya menjadi salah satu kamera aksi terbaik dalam kategorinya, baik bagi pemula maupun profesional.

DJI jelas menetapkan standar baru dalam kamera aksi dengan peluncuran ini. Inovasi yang ditawarkan menunjukkan komitmen perusahaan untuk terus beradaptasi dan memenuhi kebutuhan penggunanya di seluruh dunia.

Dengan semua fitur baru dan peningkatan kualitas yang ada, Osmo Action 6 diharapkan dapat membuktikan kemampuannya di pasar. Pengguna kini memiliki alat yang lebih handal dalam menciptakan konten menarik dengan lebih mudah dan efisien.